Malam selalu menyimpan ceritanya tersendiri. Gelapnya malam seakan menutupi sesuatu. Menutupi orang-orang yang asyik berbuat maksiat, ataupun menutupi mereka yang sedang tersedu menghadap Tuhannya demi memperoleh rahmatNya.
Malam selalu menyimpan cerita. Waktu yang sunyi untuk merenungi sesuatu. Merenungi kesalahan-kesalahan di masa lalu, dan berusaha mencari pemecahannya agar tak terjebak pada lubang yang sama. Atau merenungi sketsa jejak-jejak yang akan dibuat. Ya, sunyinya malam.
Malam selalu menyimpan cerita. Waktu yang terkadang terbalik. Dimana manusia-manusia mengambil puing-puing receh yang Tuhan sebar di bumi. Mereka sadar yang mana kaki, dan yang mana kepala. Tapi mereka semua seakan tidak ingin peduli. Demi puing recehan.
Malam selalu punya cerita. Dimana 2 air mata menetes. Air mata yang jatuh dari mata karena tawa-tawa para anak muda yang mereka sendiri tidak tahu untuk apa mereka tertawa. Juga air mata seorang wanita yang selalu mengharap untuk kebaikan anak muda ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar